Museum
Museum Mandala Bhakti
7 dilihat
0 favorit
Gratis
Alamat
Jalan Mgr Soegijapranata No.1, Barusari, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50245
Virtual Tour
Tentang Tempat Ini
Museum yang berlokasi di sebuah gedung putih megah beraksen Eropa klasik di area Tugu Muda Semarang
Kalau kamu lagi jalan-jalan di area Tugu Muda Semarang, pasti mata kamu bakal langsung tertuju ke kemegahan Lawang Sewu. Wajar sih, karena itu memang primadonanya. Tapi, pernah nggak sih kamu coba nengok sedikit ke arah selatan persimpangan?
Di sana berdiri sebuah gedung putih megah beraksen Eropa klasik yang nggak kalah keren. Yup, kenalin, ini adalah Museum Mandala Bhakti. Sayang banget loh kalau ke Tugu Muda tapi cuma foto-foto di depan Lawang Sewu aja tanpa mampir ke sini. Yuk, kita kupas ada apa aja di museum ini!
Bangunan Klasik yang Megah Banget
Dari luar aja, gedung ini udah kelihatan banget aura vintage-nya. Usut punya usut, bangunan yang didesain oleh arsitek Belanda bernama I. Maclaine Pont ini dulunya adalah Raad van Justitie alias Pengadilan Tinggi pada zaman kolonial Belanda. Bentuk bangunannya unik banget, memanjang dengan pilar-pilar kokoh yang bikin vibes-nya berasa lagi di Eropa.
Setelah Indonesia merdeka, gedung ini sempat dipakai sebagai markas Kodam IV/Diponegoro sebelum akhirnya diresmikan jadi museum perjuangan TNI seperti yang kita kenal sekarang.
Masuk ke Dalam: Serasa Ikut Perang Kemerdekaan!
Kalau kamu suka film-film action atau sejarah militer, kamu bakal betah banget keliling di dalam museum ini. Koleksinya bener-bener fokus ke sejarah perjuangan TNI (terutama Kodam IV/Diponegoro) dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Beberapa hal seru yang bisa kamu lihat di sini:
Senjata-Senjata Tua: Mulai dari pistol, senapan laras panjang, senapan mesin, sampai meriam antik yang dipakai pahlawan kita buat ngusir penjajah. Ada juga bambu runcing, lho!
Seragam dan Perlengkapan: Kamu bisa lihat seragam tentara zaman dulu, alat komunikasi jadul, dan perlengkapan medis yang dipakai di medan perang.
Diorama Bersejarah: Buat yang males baca teks panjang-panjang, diorama di sini ngebantu banget buat ngebayangin gimana suasana pertempuran sengit zaman dulu, seperti Palagan Ambarawa atau Pertempuran Lima Hari di Semarang.
Ruang Pangeran Diponegoro: Ada area khusus yang membahas tentang Pangeran Diponegoro, lengkap dengan lukisan dan benda-benda yang berkaitan dengan beliau.
Nah, ini dia yang bikin Museum Mandala Bhakti beda dari bayangan museum yang kaku dan sepi. Beberapa tahun belakangan ini, kawasan pelataran dan halaman museum ini udah ditata jadi jauh lebih kekinian.
Kalau kamu datang sore atau malam hari, halamannya berubah jadi tempat nongkrong yang asyik banget. Sering ada food court, cafe tenda, atau festival kuliner di sini. Bayangin aja: duduk santai, ngopi bareng teman-teman, ditemani angin sepoi-sepoi dengan pemandangan Tugu Muda dan Lawang Sewu yang menyala terang di malam hari. Syahdu banget, kan?
Museum Mandala Bhakti ini wajib banget masuk itinerary kamu!