Heritage
20 Jul 2026
4
0.0 (0)
0
Menelusuri Kelenteng Tay Kak Sie, Bangunan Bersejarah Abad ke-18 di Semarang
Sejarah Kelenteng Tay Kak Sie: Wisata Religi Ikonik di Pecinan Semarang
Kawasan Pecinan (Chinatown) di Kota Semarang tidak hanya terkenal dengan surga kulinernya, tetapi juga menyimpan banyak bangunan bersejarah yang menakjubkan. Salah satu mahakarya arsitektur dan pusat spiritual yang paling terkenal di kawasan ini adalah Kelenteng Tay Kak Sie.
Berlokasi di Gang Lombok, kelenteng ini bukan sekadar tempat ibadah bagi umat Tridharma (Buddha, Tao, dan Konghucu), melainkan saksi bisu perjalanan panjang etnis Tionghoa di ibu kota Jawa Tengah.
Sejarah Berdirinya Kelenteng Tay Kak Sie Kelenteng Tay Kak Sie didirikan pada tahun 1746. Pada awalnya, kelenteng ini dibangun semata-mata untuk memuja Dewi Kwan Im (Dewi Welas Asih). Oleh karena itu, pada masa awal berdirinya, kelenteng ini lebih dikenal dengan nama Kwan Im Ting.
Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya jumlah umat, kelenteng ini mengalami perluasan. Nama "Tay Kak Sie" kemudian disematkan, yang secara harfiah berarti "Kuil Kesadaran Agung". Nama ini mengandung filosofi agar setiap orang yang datang ke kelenteng ini dapat menemukan kesadaran batin dan kedamaian hidup.
Keindahan Arsitektur dan Ornamen Tiongkok Klasik Daya tarik utama dari Kelenteng Tay Kak Sie terletak pada arsitekturnya yang sangat megah dan detail. Saat memasuki area kelenteng, pengunjung akan disambut oleh tiang-tiang kayu jati kokoh yang dihiasi ukiran naga melilit yang sangat presisi.
Bagian atap kelenteng dihiasi dengan ornamen sepasang naga yang sedang memperebutkan mustika matahari, melambangkan perlindungan dan keseimbangan alam. Di bagian dalam, terdapat berbagai altar pemujaan dewa-dewi dengan ukiran kayu berlapis warna emas dan merah yang melambangkan kemakmuran serta keberuntungan.
Pusat Perayaan Budaya dan Festival Cheng Ho Kelenteng Tay Kak Sie memiliki peran sentral dalam pelestarian budaya Tionghoa di Semarang. Salah satu perhelatan terbesar yang melibatkan kelenteng ini adalah Festival Cheng Ho.
Setiap tahun, pada bulan ke-6 penanggalan Imlek, Kelenteng Tay Kak Sie menjadi titik awal (start) dari arak-arakan (kirab budaya) patung Laksamana Cheng Ho menuju Kelenteng Sam Poo Kong di Simongan. Acara ini selalu dipadati oleh ribuan wisatawan dari berbagai daerah.
Destinasi Wisata Wajib di Semarang Kini, Kelenteng Tay Kak Sie telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya. Lokasinya yang sangat strategis—tepat di sebelah kedai legendaris Lumpia Gang Lombok—menjadikannya destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Anda bisa menikmati keindahan arsitektur masa lalu, merasakan ketenangan spiritual, sekaligus mencicipi kuliner otentik Semarang dalam satu waktu.
Interaksi pembaca
Rating, Favorit & Ulasan
Masuk ke akun untuk menyimpan favorit dan menulis ulasan.
Belum ada ulasan yang disetujui.